Rabu, 08 Juli 2009

Hidup...

hidup kadang terasa sangat menyenangkan, dengan dilimpahi begitu banyak orang yang menyayangi kita, dikelilingi ketulusan, dimana kita merasakan aman,damai,nyaman dan membahagiakan , akan tetapi terkadang hidup pun dapat terasa begitu berat. Entah apa yang membuat kehidupan itu terasa berat, padahal ALLAH SWT telah meyakinkan kita bahwa tiada cobaan yang Ia berikan yang kita tak mampu melewatinya, namun naif rasa nya bila kita mengaku hidup yang kita lewati tak berat. terkadang hidup memaksa manusia untuk bersifat kejam, bersifat diluar kepribadian kita, namun itukah yang kita cari? menjadi orang yang bukan diri kita sendiri? membohongi diri sendiri? saya percaya ALLAH SWT telah menyiapkan kebahagian untuk kita pada waktu yang tepat. walau doa yang kita panjatkan tidak selalu terkabul, tapi saya yakin ALLAH SWT lebih mengetahui apa yang terbaik untuk kita. Terkadang yang kita inginkan belum tentu menjadi yang terbaik untuk kita, namun semua hasrat dan ambisius akan keinginan tersebut, menutupi semua petunjukNYA untuk menemukan tempat seharusnya kita berada. Iri, dengki, sirik terkadang membutakan mata kita untuk melihat kelebihan yang kita miliki, namun mungkin itu merupakan kerikil dalam usaha kita untuk mempertahankan kehidupan yang semestinya. Hidup adalah sebuah pengorbanan, kerja keras dan kasih sayang. Hidup akan terus berputar selayaknya roda yang akan terus berputar. Hidup merupakan ujian untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak disuatu tempat yang telah disiapkan ALLAH pada waktunya.

Minggu, 05 April 2009

Me, mY seLf & i


kalo dibilang narsis : mungkin juga, tapi kalo dibilang engga narsis,kayanya juga emang biasa aja..gw memang tipe orang yang senang di photo dan bisa dibilang sadar kamera. sebisa mungkin gw selalu ingin membuat dokumentasi dari setiap peristiwa dan kejadian yang sudah gw alami, karena menurut gw, sebuah peristiwa yang sudah kita alami, tidak akan terulang lagi di situasi dan waktu yang sama. sebuah dokumentasi mengenai diri sendiri memang bisa dibilang untuk kepuasan pribadi, dimana gw dapat mengeksplorasi mimik, gaya dan situasi hati gw saat itu, selain itu senang memiliki dokumentasi photo pribadi dimana setiap perubahan diri gw dapat gw amati hari demi hari atau mungkin saat gw menginjak usia lanjut, gw bisa memamerkan photo-photo gw ke keturunan gw.he..

i LoVe TraVeLLing


Travelling adalah salah satu hoby gw, yang menurut gw paling membuat gw enjoy. gw suka jalan-jalan, mengelilingi berbagai pelosok di negri orang, untuk mencari sesuatu yang baru dan menikmati keindahan yang mungkin engga ada di negara gw. jalan-jalan dan shooping memang engga bisa dipisahkan,


gw juga merupakan seorang wanita yang hoby berbelanja, dan oleh-oleh adalah salah satu yang menjadi buruan gw. gw engga mau mengungkiri kalo gw memang bukan bag packer sejati, tapi gw cukup puas dengan semua perjalanan gw. bisa dibilang gw bangga dengan diri gw sendiri. dengan umur gw yang baru 20 thn, gw bisa mengelilingi beberapa negara dengan uang hasil jeripayah gw sendiri. bukan hasil malak orang tua gw atau orang lain, gw berhasil mengumpulkan uang untuk perjalanan gw yang menyenangkan dan mungkin itu yang membuat gw merasakan kepuasan yang luar biasa.

Crossing Over Theatre


tepatnya saat saya duduk di semester 4, saya mendapatkan mata kuliah Performance Of Dramatic Literature. saat itu saya sangat tertarik dengan mata kuliah tersebut,dimana kami ditugaskan untuk membuat sebuah pementasan teater yang benar-benar adalah karya dari seluruh murid MC 10-12b. mulai dari penggarapan, produksi, koreografer, pemain, dekorasi, set design, lighting dan masih banyak hal yang harus dipersiapkan untuk lulus dalam mata kulaih ini. beruntung saya mendapatkan kelas yang sangat komit untuk lulus bahkan menang dalam setiap penghargaan, tentu saja dibantu oleh seorang mentor yang bertalenta, sehingga ia dapat mendukung sekaligus membantu jalannya proses produksi dengan baik. untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kami pun melaksanakan semua step-stepnya dengan urutan yang benar. dimulai dari casting, yang akhirnya saya terpilih menjadi salah satu pemain dalam pementasan teater tersebut. entah rasa apa yang saat itu saya rasakan. bercampurnya rasa senang, takut, dan gugup pun menjadi satu. akantetapi dikarenakan dukungan dari para teman-teman dan mentor yang selalu siap membantu, rasa itu pun hilang dengan sendirinya dan munculah sedikit rasa percaya diri yang menguatkan saya bahwa saya dapat menyumbang kemampuan saya untuk kelas 12b tercinta. memang saat itulah pertama kali nya saya dipercayakan menjadi pemeran pembantu dalam sebuah pementasan yang cukup besar, saya dipercayakan untuk menjadi sosok Christina elliot (photo taken by B.V Saawamoto Vargas), yang meninggal dikarenakan OD akibat obat penenang. saat dilimbo (tempat sementara arwah sesudah meninggal) saya bertemu dengan sosok David Wright yang meninggal akibat kanker. sayapun jatuh hati padanya, akantetapi david masih sangat mencintai kekasihnya yang masih hidup. saatkegaluhan david, sosok Nicole (setan senior yang tertahan dilimbo)pun hadir dan selalu memberikan masukan yang dapat menjerumuskan david, untuk itu saya berusaha, agar david tidak termakan ucapan nicole. menjadi Christina Elliot yaitu taruhannya adalah nilai saya di mata kuliah tersebut, akantetapi saya percaya bahwa kelas kami akan menjadi yang terbaik. setiap harinya kami membangun kebersamaan yang hingga saat ini pun hubungan diantara kamipun tetap terikat kuat. berbagai masalah perlahan muncul dan forum pun dibuka untuk saling berintrospeksi diri, hingga permasalahan pun tak memgoyahkan produksi teater kami. hingga akhir nya tiba, rasa bergejolak ini pun muncul, saat pementasan akan tiba kami mempersiapkan diri sebaik-baiknya, dan alhamdulillah semua berjalan lancar. kami pun mendapatkan 3 penghargaan dalam awarding night. walau teater ini sudah berakhir tapi rasa haru dan rindu pun menyelimuti semua yang menjadi bagian Crossing Over, karena semua yang menjadi bagian dari Crossing Over telah menjadi sebuah kesatuan yang tak mungkin terlupakan. :-)

Curriculum Vitae

A. Data Pribadi
1. Nama lengkap : Nurul Indriaputri Kusumawardani
2. Nama Panggilan : Indri
3. Jenis Kelamin : Perempuan
4. Tempat/Tgl Lahir : Jakarta, 31 Juli 1988
5. Agama : Islam
6. Kewarganegaraan : Indonesia


B. Pendidikan Formal
1. SD Islam Al-Azhar Kemang Pratama, Bekasi 1995 – 2000
2. SMP N 109 Jakarta 2000 – 2003
3. SMU N 91 Jakarta 2003 – 2006
4. The London School of Public Relation Jakart 2006 – …….


C. Pendidikan Non Formal
1. Kursus Bahasa Inggris
a. Faundation : FBI (Fasih Berbahasa Inggris)
b. Keystage I : EF (English First)
c. Keystage II : EF (English First)
d. Waystage I : EF (English First)
e. Waystage II : EF (English First)
f. Elementary : EF (English First)
g. Introduction English Course : English Division LSPR

2. Pelatihan marketing : Oriflame


D. Pengalaman Organisasi
1. PMR SLTP N 109, Jakarta 2002
2. OSIS SMU N 91, Jakarta 2003
3. Karang Taruna 04, Jakarta 2006

E. Pengalaman Kerja
1. Panitia Pelaksana Pentas Seni SMU N 91, Jakarta 2005
2. Female Presenter Oriflame, Bulungan, Jakarta 2005
3. Talent Backstreet, Jakarta 2007
4. Usher PNBK, Penjernihan, Jakarta 2007
5. Usher Kajian dan Diskusi Terbuka ”Pancasila 1 Juni Terhadap Perkembangan
Bangsa Indonesia Dewasa Ini” DPD – PNBK , Penjernihan 1, Jakarta 2007
6. Panitia Pelaksana Debat Publik ”Calon Independent Versus Partai Politik ”
Hotel Sahid, Jakarta 20007
7. Female Presenter SilverQueen Santai Holiday, Diamond Mall Kelapa Gading 1,
Jakarta 2007
8. Female Presenter SilverQueen Santai Holiday, Giant Plaza Semanggi, Jakarta
2007
9. Usher HUT Ke-V PNBK, Jakarta 2007
10. Flayering ”Pesan Ketua Umum PNBK untuk Masyarakat”, Jakarta 2007
11. Usher Memories of Cikini 87, Front Row Taman Ria Senayan, Jakarta 2007
12. Female Presenter SilverQueen Santai Holiday, Alfa Pasar Minggu, Jakarta 2007
13. Female Presenter SilverQueen Santai Holiday, Margo City, Depok 2007
14. Female Presenter SilverQueen Santai Holiday, Hero Kalimalang, Jakarta 2007
15. Usher JFC tournament , antar BUMN dan Korporasi, PF AXC Kelapa Gading,
Jakarta 2007
16. Usher Rapat Pimpinan Nasional IV Legislator PNBK, Jakarta 2007
17. Usher Temu Rekan dan RAPIMNAS IV DPD PNBK, Jakarta 2007
18. Umbrella Girl Retro Touring Car Championship, Sentul 2008
19. Talent CCP Global TV, Jakarta 2008
20. Usher Friendly Golf Tournament, Permata Sentul Golf Country Club, Sentul 2008
21. Private course pelajar SD Putera 1, Kalimalang Jakarta timur, 2008
22. Usher Futsal Investor Daily Cup, antar Media dan Korporasi, Planet Futsal
Pasar Festival Kuningan, Jakarta 2008
23. Panitia Penyelenggara ” Crossing Over Theatre ” 4th Theatre festival LSPR
2008 , Auditorium Prof. DR. Djayusman - Sudirman, Jakarta 2008
24. Supporting Actress “ Crossing Over ”, Auditorium Prof. DR. Djayusman –
Sudirman, Jakarta 2008
25. Female Presenter Silver Queen Santai Sport, Mega Bekasi, Bekasi 2008
26. Female Presenter Silver Queen Santai Sport, Sunter Mall, Sunter 2008
27. Female Presenter Silver Queen Santai Sport, Mall Artha Gading, Jakarta 2008
28. Usher PNBK dalam ” Debat Partai TV One” , Jakarta 2008
29. Usher Halal bihalal SinemArt Pictures dan Perkenalan lima bintang utama
Mega Film ” Ketika Cinta Bertasbih ”, CG Art Space, Plaza Indonesia,Jkt 2008
30. Usher Rapat Kerja DPD & Caleg DPR - RI PNBK Indonesia, Penjernihan,Jkt 2008
31. Usher Rapat Kerja Pemenangan PEMILU PNBK Indonesia 2009, Penjernihan,Jkt 2008
32. Flayering Ultimate Nutrition Leaflet, Taman Mini Indonesia 2008
33. Usher Ultimate Body Building Championship 2008, Teater Tanah Airku, Taman
Mini Indonesia, 2008
34. Usher Lelang Akbar Automotif IBID 2008, Artha Gading Selatan, Sentra Bisnis
Artha Gading, Jakarta 2008
35. Private course pelajar SD Putera 1,Kalimalang jatiwaringin, Jakarta 2009
36. Panitia Penyelenggara Seratusduabelas, Seminar LSPR MC11&12b, Sudirman 2009

TRANS Corp.

Dalam mata kuliah TV & Radio Production, saya berkesempatan untuk melakukan kunjungan ke Trans corp. dimana kami dibantu oleh beberapa pegawai dari Trans corp. yaitu mba dian, mba nina sebagai Government & Corporate Relation, mas dirga sebagai Creative & Scripwriter dan juga Bp. Irwan Murni sebagai Supervisor Government & Corporate Relation yang juga ditemani dengan Bp. Latif Harnoko sebagai Kepala Departemen Human Capital. Beliau-beliau lah yang membantu kami untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai Trans corp.

Trans corp. atau Trans TV berdiri pada tanggal 22 desember 1998, akan tetapi baru mengudara pada tanggal 25 oktober 2001. Baru sepuluh bulan mengudara, Trans TV mampu menduduki peringkat ke empat dalam rating stasiun TV yang ada di Indonesia.
Gambar berlian yang tertera pada logo dari Trans corp. memiliki maksud dan tujuan yaitu Trans corp. berupaya untuk menampilkan sesuatu yang elegan, dengan target audience A,B,C & family, akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk menengah kebawah, hanya saja cara penyajian program - program dari Trans TV lebih elegan.

Trans corp yang mulai berkembang pun bersinergi dengan TV7. Sebagian saham dari TV7 pun menjadi milik Trans corp. pada tanggal 15 desember 2006, yang kemudian TV7 berubah nama menjadi Trans 7. Management pun melakukan mirroring pada Trans 7 agar setiap bagian di Trans TV dan Trans 7 diterapkan standard output yang sama sehingga program-program yang disajikan di Trans 7 dapat meningkatkan peringkatnya.
Strategi dari Trans corp. adalah “ membentuk tim yang kuat guna mencapai tahap awal yang sukses “. Dengan stategi tersebutlah Trans TV dan Trans 7 telah disiarkan ke 32 kota besar dan kurang lebih 133 kota kecil di Indonesia.

Trans TV yang merupakan HBO Indonesia berkomitmen untuk menyajikan program-program yang berkualitas. Komitmen tersebutlah yang memacu para pegawai dari Trans corp. untuk membuat in house production, yang tentu saja didukung dengan prasarana yang lengkap & modern. Komitmen tersebut benar-benar dibuktikan oleh para pekerja Trans corp. dengan menyajikan 80 % in house production kepada pemirsanya. Antara lain adalah : Insert, Reportase, Dorce Show, Jelang siang, Ceriwis, Sisi Lain, jail, Kroscek, Cerita Sore, Extravaganza, akhirnya datang juga dan masih banyak lagi. Dengan In house Production para pegawai Trans corp. dapat lebih cepat mengevaluasi program tersebut manakala ada kekurangan dan lebih efisien dibandingkan membeli program dari PH atau stasiun TV lain.

Keseriusan Trans corp. tersebut pun menghasilkan beberapa penghargaan antara lain adalah : Cakram awards 2002, Asian TV awards 2004, Anugrah Kebudayaan 2005, Panasonic Awards 2005, ISO 200 pada tahun 2005, Panasonic awards 2006, The Asian Pasific Broadcasting, FFI dan masih banyak lagi. Yang tentu saja dibantu oleh seluruh pegawai Trans TV yang berjumlah 2100 pekerja & 1300 pekerja Trans 7, dimana kini Trans corp. telah menjadi distributor pekerja.

Trans corp. mambagi beberapa divisi, yaitu :
1. Divisi produksi : departemen non drama 1 atau menangani program talk show, non drama 2 atau menangani program entertainment , dan drama
2. Divisi News : Bulletin & Current Affair, Buletin - buletin, News operation.
3. Divisi Human Capital : Finance, HRD
4. Divisi Sales & marketing : departemen sales, departemen traffic, departemen marketing service, departemen promo on air.
5. Divisi Public Relation : membuat event di luar Trans corp.
6. Divisi Programming : departemen planning & scheduling, departemen akuisisi yang bekerjasama dengan bagian corporate & scheduling , dimana bagian akuisisi tidak akan bergerak tanpa research & development, departemen research & development, departemen on air persentasion
7. Divisi Teknik & Facilities : departemen logistic, departemen maintenance, departemen IT, departemen art, departemen transmisi
Akan tetapi yang paling penting dari semua divisi adalah :
• Programming
• Sales & Production
• News & Marketing
Berikut adalah sepenggal ringkasan hasil pemantauan saya dalam fill trip study kampus di Trans Corp 2008.

Konstruk Derajat Kedua Pengkonsumsi "PLETOKAN"

Tipe I : Pelanggan ;
• Kalangan menengah kebawah.
( Pendapatan yang terbatas dan terkadang pas-pas an ).
• Anak ABG dibawah umur yang sedang mencari jati diri.
( Anak sekolahan yang memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar ).
• Seseorang yang mencari pelarian dari masalah yang sedang dialami.
( Seseorang yang sedang banyak pikiran atau sedang stress ).

Tipe II : Gaya Hidup ;
• Desakan dari lingkungan sehingga mendapatkan pengakuan diri.
( Dianggap dilingkungannya sebagai seseorang yang ” Gaul ” ).
• Dilakukan untuk mencari kesenangan.
( Clubbing atau Pesta menjadi lebih seru dan meriah ).
• Alcoholic.
( Ketergantungan seseorang terhadap alcohol ).

Tipe III : Kepuasan Diri ;
• Campuran beberapa jenis minuman yang mengakibatkan ” Pletokan ” lebih cepat mencapai rasa mabuk yang diinginkan, dibandingkan alcohol yang lebih legal dipasaran.
• Adanya Fantasi dan sejenis halusinasi yang timbul dari efek disaat mengkonsumsi ” Pletokan ” yang lebih bervariasi.


Theory

Berdasarkan hasil wawancara dan konstruk derajat kedua mengenai fenomena Pletokan, maka dapat dikatakan bahwa terdapat beberapa theory yang sesuai seperti, Maslow theory, yaitu self esteem dan self actualization dimana seseorang membutuhkan pengakuan diri didalam masyarakat. Yang mana pengakuan diri tersebut saling mempengaruhi terhadap rasa percaya diri sesorang dalam bertindak dan beraktifitas dilingkungan masyarakat.
Ada pula Alderfer’s erg theory yaitu existence dan relatedness, dimana seseorang membutuhkan untuk menunjukan diri dilingkungan sekitarnya, sehingga timbulah pengakuan dari lingkungannya. Dengan begitu ia akan mampu behubungan dengan masyarakat di sekitarnya dengan lebih mudah.

Kesimpulan

Penikmat Pletokan dizaman sekarang ini, bisa dikatakan tidak terkendali. Dikarenakan penjualan pletokan menyebar dan terselubung. Seperti warung rokok pinggir jalan, warung remang-remang, warung makan , arena olahraga seperti biliard dan masih banyak lagi mampu menjual pletokan tanpa ada batasan umur dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan minuman alcohol yang legal.
Anak-anak dibawah umur yang seharusnya tidak memiliki kesempatan atau peluang untuk mendapatkan barang haram dengan mudahnya, kini dengan bebasnya membeli dan mengkonsumsinya.
Adanya gaya hidup yang cenderung mengarah ke arah pergaulan bebas pun menjadi salah satu desakan dari lingkungan sekitar untuk membuat dobrakan pengakuan diri dengan mengkonsumsi alcohol. Adanya persepsi yang salah dimasyarakat mengenai eksistensi dimasyarakat, yaitu tolak ukur keperkasaan dan gaul seseorang dari kekuatan orang tersebut menggunakan barang haram seperti alcohol, atau ada pula persepsi yang mengatakan bahwa hanya barang haram lah yang dapat membuat semua permasalahan hilang dan terselesaikan. Hal ini lah yang seharusnya diluruskan di masyarakat Indonesia saat ini.
Rasa mabuk yang lebih cepat dihasilkan oleh pletokan pun, seharusnya menjadi pertanyaan besar yang mungkin membawa efek yang sangat buruk pada tubuh mereka. yang mungkin sama sekali tidak dihiraukan oleh penikmat pletokan. Mereka cukup tergiur dengan harga yang terjangkau, mudah didapat, dan rasa mabuk yang lebih cepat dibanding alcohol legal.